Inovasi

Peneliti China Klaim Transmisi Serat Optik Mencapai 3,2 Petabit per Detik

Peneliti China mengumumkan pencapaian baru dalam pengembangan jaringan serat optik dengan mengklaim kecepatan transmisi data mencapai 3,2 petabit per detik. Pengujian tersebut menggunakan serat optik 24 inti sepanjang 10,3 kilometer yang mampu mengirimkan data secara dua arah dalam waktu nyata. Kolaborasi ini melibatkan China Information and Communication Technologies Group, Pengcheng Laboratory, serta FiberHome Fujikura. Hasil yang diumumkan pada Oktober 2026 tersebut menunjukkan potensi peningkatan kapasitas jaringan komunikasi generasi berikutnya. Perkembangan TEKNOLOGI ini menarik perhatian karena kebutuhan transfer data terus meningkat, terutama untuk pusat data kecerdasan buatan, layanan cloud, dan infrastruktur internet berkecepatan tinggi.

Peneliti China Mengumumkan Pencapaian Transmisi Serat Optik Terbaru

Laporan transmisi serat optik berkecepatan 3,2 petabit per detik menarik minat industri telekomunikasi dalam pengembangan infrastruktur digital. Kecepatan tersebut dihasilkan dalam percobaan serat optik 24 inti yang memanfaatkan sejumlah saluran fisik dalam satu serat. Eksperimen komunikasi tersebut melibatkan kolaborasi China Information and Communication Technologies Group atau CICT, Pengcheng Laboratory, serta FiberHome Fujikura. Berkat kolaborasi lembaga dan industri, tim mencoba memperluas kemampuan jaringan tanpa harus selalu memasang lebih banyak jalur serat konvensional. Pencapaian yang diklaim dipandang menjanjikan untuk kebutuhan komunikasi digital masa depan.

Berdasarkan rincian percobaan, peneliti menguji serat optik sepanjang 10,3 kilometer dengan pengiriman data secara bidirectional. Angka 3,2 petabit per detik merupakan kapasitas gabungan dari pengujian, bukan kecepatan internet untuk satu perangkat. Dalam perkembangan penelitian tim yang sama, kelompok peneliti telah mendemonstrasikan kapasitas 2,5 petabit per detik. Perubahan dari 2,5 menjadi 3,2 Pb/s menggambarkan kenaikan kapasitas mendekati 30 persen. Kendati pencapaiannya mendapat perhatian, hasilnya perlu dibandingkan menggunakan metode yang setara. Hal tersebut penting karena hasil penelitian tidak selalu menggunakan standar pengukuran identik.

Cara Kerja Multi-Core Fiber dalam Meningkatkan Kapasitas Jaringan

Salah satu teknologi utama adalah penggunaan multi-core fiber atau serat optik banyak inti. Melalui rancangan serat optik standar, transmisi berlangsung pada jalur optik inti tunggal. Pada rancangan multi-core, sejumlah saluran optik berada di dalam struktur serat yang sama. Melalui pengujian terbaru tersebut, serat memiliki 24 inti yang mendukung sejumlah aliran informasi bersamaan. Pendekatan tersebut berpotensi meningkatkan kapasitas tanpa mengandalkan banyak kabel optik konvensional secara individual. Meskipun menawarkan keuntungan kapasitas, pengelolaan gangguan antarsaluran tetap menjadi tantangan.

Salah satu tantangan pada serat banyak inti adalah crosstalk, yaitu gangguan akibat interaksi sinyal antarinti. Apabila tingkat crosstalk meningkat, penerimaan sinyal berpotensi terganggu. Oleh sebab itu, perancangan jarak dan sifat jalur optik menjadi bagian utama dari penelitian. Kelompok riset perlu menggabungkan jumlah inti dengan kestabilan sinyal. Di samping karakteristik jalur optik, perangkat pemancar dan penerima juga membutuhkan kemampuan pemrosesan yang sesuai. Berkat optimasi berbagai komponen, serat banyak inti dapat mendukung pengembangan infrastruktur masa depan.

Penggabungan Banyak Inti dan Panjang Gelombang Mempercepat Jaringan Optik

Untuk meningkatkan kapasitas lebih lanjut, tim peneliti menggunakan space-division multiplexing dengan transmisi beberapa pita panjang gelombang. Teknologi pembagian ruang menggunakan beberapa jalur spasial untuk membawa informasi. Sebagai tambahan, sistem menggunakan tiga kelompok spektrum optik. Pendekatan multi-band tersebut memungkinkan ribuan saluran data bekerja paralel. Berkat penggunaan beberapa dimensi transmisi, jumlah informasi yang dikirim berpotensi bertambah tanpa bergantung pada satu saluran cahaya.

Pemanfaatan S, C, dan L band memerlukan pengaturan teknis yang cermat. Setiap pita cahaya membutuhkan penanganan sinyal sesuai sifat fisiknya. Pada pengoperasian jaringan berkapasitas tinggi, pemrosesan sinyal pada penerima membutuhkan konfigurasi yang tepat untuk menjaga kualitas data. Tim China dilaporkan menggunakan perangkat komunikasi optik hasil pengembangan tim serta pendekatan transmisi dengan pengaturan sinyal khusus. Integrasi teknologi optik tersebut bertujuan menjaga kemampuan transmisi langsung. Meskipun hasil pengujian menjanjikan, kinerja komersial membutuhkan pembuktian tambahan.

Perbandingan Kecepatan Petabit dengan Internet Gigabit

Angka 3,2 petabit per detik menunjukkan skala komunikasi luar biasa apabila diukur menggunakan satuan koneksi konsumen. Secara matematis, setiap petabit memiliki nilai satu juta gigabit. Jika dinyatakan dalam satuan gigabit, 3,2 petabit per detik bernilai 3.200.000 gigabit setiap detik. Jika dikonversi menjadi byte, hasil konversinya adalah 400 terabyte per detik. Meskipun perhitungannya terlihat sederhana, angka tersebut mencakup pengiriman dua arah secara gabungan. Dengan memahami perbedaan tersebut, hasilnya tidak sama dengan transfer satu arah pada satu komputer.

Untuk menggambarkan besar kapasitas, pemberitaan mengenai hasil tersebut menggunakan bahwa kecepatan itu setara pengiriman lebih dari 20.000 film 4K dalam satu detik. Perbandingan tersebut hanya digunakan untuk menjelaskan besarnya kapasitas. Pada layanan jaringan komersial, kecepatan akhir bergantung pada berbagai faktor. Komputer yang mengirim informasi perlu mendukung aliran informasi yang besar, sedangkan komputer pengguna perlu memiliki kapasitas penerimaan yang memadai. Selain itu, perangkat jaringan dan protokol komunikasi dapat membatasi kecepatan akhir. Melalui penjelasan tersebut, hasil percobaan tidak otomatis tersedia untuk konsumen.

Jaringan AI dan Pusat Data Berpotensi Memanfaatkan Serat Optik Petabit

Faktor penting yang mendorong penelitian adalah pertumbuhan kebutuhan transfer informasi. Pertumbuhan pusat data modern mendorong permintaan terhadap jaringan berkapasitas besar. Dalam pelatihan model AI, sistem komputasi memerlukan komunikasi antarmesin yang intensif. Ketika kebutuhan data melampaui kemampuan koneksi, waktu pemrosesan dapat bertambah. Dengan memanfaatkan serat optik banyak inti, operator mempunyai peluang memperbesar daya angkut koneksi untuk fasilitas digital. Namun demikian, manfaat industri harus dibuktikan pada jaringan nyata.

Tidak hanya berhubungan dengan komputasi kecerdasan buatan, teknologi serat optik berkapasitas petabit dapat menjadi fondasi bagi perluasan infrastruktur internet generasi berikutnya. Pada masa mendatang, aktivitas pertukaran data dapat meningkat akibat perkembangan perangkat terhubung. Kemampuan backbone telekomunikasi perlu mengikuti pertumbuhan tersebut. Walaupun begitu, kinerja jaringan seluler juga bergantung pada perangkat dan spektrum radio. Sistem komunikasi seluler generasi berikutnya menggabungkan akses radio dengan transportasi data. Oleh karena itu, penelitian ini merupakan salah satu bagian pengembangan infrastruktur.

Klaim Transmisi Petabit China Membuka Peluang Infrastruktur Digital Baru

Jika melihat pengumuman penelitian tersebut, klaim transmisi serat optik 3,2 petabit per detik memperlihatkan kemajuan potensial dalam penelitian teknologi serat optik. Pemanfaatan multi-core fiber bersama teknik pembagian saluran berbasis ruang dan transmisi multi-band memungkinkan perluasan kapasitas. Percobaan melalui jalur sepanjang 10,3 kilometer menunjukkan potensi pendekatan tersebut, tetapi masih membutuhkan evaluasi sebelum implementasi luas. Sebagai catatan penting, klaim rekor perlu diverifikasi dengan metode setara agar kesimpulan teknis dapat dipertanggungjawabkan.

Pada era kecerdasan buatan dan komputasi awan, jaringan optik yang mampu membawa data besar berpotensi semakin dibutuhkan. Meskipun hasil percobaan menjanjikan, penerapan nyata membutuhkan evaluasi menyeluruh. Ketahanan komunikasi dalam kondisi operasional serta kemampuan integrasi dengan jaringan yang tersedia menjadi faktor penentu. Bagi operator dan peneliti, hasil tersebut memberikan arah penelitian menarik menuju kapasitas komunikasi lebih besar. Dari sudut pandang Anda, apakah teknologi serat optik 24 inti memberikan perubahan besar bagi industri telekomunikasi? Silakan bagikan pendapat Anda mengenai potensi internet berkapasitas petabit.

Related Articles

Back to top button